Senin, Maret 2, 2026
BerandaKarimunSinergi Pemkab Karimun dan DMI-KKPM Shadik Cetak Generasi Dai Muda Lewat Pesantren...

Sinergi Pemkab Karimun dan DMI-KKPM Shadik Cetak Generasi Dai Muda Lewat Pesantren Ramadhan

Karimun, seputarkarimun.com- Pemerintah Kabupaten Karimun terus berupaya memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui penguatan nilai-nilai keagamaan. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kegiatan Pesantren Ramadhan yang dipusatkan di Aula Darun Nadwa Masjid Agung Karimun, Sabtu (28/2/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Karimun bersama Komunitas Peduli Pemuda Muslim Shalih Cindekia (KKPM Shadik). Sebanyak 50 siswa-siswi SMA sederajat dari berbagai wilayah di Pulau Karimun ambil bagian dalam agenda pembinaan tersebut.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pembekalan agama bagi pelajar sangat krusial dan sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mencetak SDM unggul.

“Kegiatan ini selaras dengan program visi misi kami. Salah satu indikator SDM unggul adalah pemahaman agama yang kuat. Kita harus mewariskan kebaikan ini agar estafet kepemimpinan kelak dipegang oleh generasi yang memiliki moral baik,” ujar Iskandarsyah.

Menurutnya, pembinaan keagamaan menjadi langkah strategis dalam membentengi moral generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Karimun, Wahyu Amirullah, menjelaskan bahwa Pesantren Ramadhan tahun ini dirancang lebih eksklusif dan mendalam. Jumlah peserta sengaja dibatasi agar proses penyampaian materi dan pelatihan lebih efektif.

“Peserta tidak hanya datang untuk mendengar materi lalu pulang. Ini adalah pelatihan khusus yang memakan waktu cukup lama. Kami ingin targetnya benar-benar tercapai,” jelas Wahyu.

Ia menambahkan, selain di Pulau Karimun, kegiatan serupa juga dijadwalkan berlangsung di Pulau Kundur pada 7 Maret 2026.

Geliat dakwah Ramadhan di Kabupaten Karimun juga akan berlanjut dengan agenda pembinaan dai yang digelar pada 8 Ramadhan. Dari total 450 dai yang terdaftar, sekitar 100 orang akan mendapatkan pembinaan melalui Ikatan Dai Indonesia (Ikadi).

Sementara itu, Ketua Komunitas Peduli Pemuda Muslim Shalih Cindekia, Maswan Amin, menyebut kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang mengalami transformasi konsep.Jika pada tahun sebelumnya kegiatan serupa bertajuk “Kumpul Ramadhan” (Kurma), tahun ini dikemas menjadi Pesantren Ramadhan dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, tahun ini Pemerintah Daerah Karimun mengalokasikan anggaran khusus untuk agenda Pesantren Ramadhan. Harapan kami, ini menjadi pemantik semangat keagamaan di kalangan pemuda kita,” tutup Maswan.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi keagamaan, Pesantren Ramadhan 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi muda Karimun yang religius, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

*yuri